tamara

  • 0

Tips Menggunakan Panty Liner

Daerah kewanitaan yang lembab merupakan problem yang dihadapi oleh hampir setiap wanita. Untuk mengatasinya, tidak sedikit kaum wanita yang memilih menggunakan panty liner setiap harinya. Tetapi tahukah Anda, mengenakan panty liner setiap hari ternyata berbahaya? Penggunaan panty liner setiap hari ternyata justru dapat mengakibatkan infeksi bakteri, jamur, jerawat, atau bisul pada daerah genital Anda.

Panty liner merupakan material yang memiliki daya serap untuk menjaga kebersihan daerah kewanitaan. Akan tetapi bagian dasar dari panty liner ini terbuat dari plastik, sedangkan kulit tidak dapat bernapas lega melalui plastik karena kurangnya sirkulasi udara.

Seperti yang Anda ketahui, bakteri tumbuh lebih cepat pada area lembab dan temperatur tinggi. Ini berarti daerah kewanitaan, tepatnya labia majora dan klitoris menjadi area yang tepat bagi tumbuh kembang bakteri. Jika sudah demikian maka risiko jerawat dan iritasi pada daerah genital pun mengancam.

Oleh karena itu ada baiknya jika Anda tidak terlalu sering menggunakan panty liner. Di bawah ini, ada beberapa tips untuk menjaga agar daerah intim tetap kering:

  1. Gunakan celana dalam yang terbuat dari katun. Celana dalam berbahan katun menyerap keringat dengan lebih baik. Selain itu, bahan katun juga lebih nyaman karena lebih sedikit menimbulkan gesekan pada kulit sehingga meminimalisir risiko iritasi.
  2. Jangan ganakan celana terialu ketat. Gunakanlah celana yang longgar. Celana yang terialu ketat akan menyebabkan kulit sulit bernapas dan iritasi. Sekali-sekali, cobalah juga untuk menggunakan rok saat Anda beraktivitas.
  3. Panty liner pada saat certentu. Meskipun tidak dianjurkan, panty liner boleh digunakan pada saat-saat tertentu. Misalaya ketika keputihan sedang banyak-banyaknya, menjelang atau sesudah masa menstruasi. Pilihlah panty liner tanpa parfum untuk menghindari iritasi kulit.
  4. Ganti celana dalam beberapa kali dalam sehari.Yang satu ini mungkin terdengar ribet. Namun, tak ada salahaya bukan bersusah-susah sedikit demi menjaga kesehatan mahkota kita?
Tag : tips perawatan vagina, video perawatan vagina, perawatan vagina tradisional, perawatan vagina setelah melahirkan, perawatan vagina alami, cara perawatan vagina, cara merawat vagina setelah melahirkan, cara merawat vagina secara alami, cara merawat vagina dan payudara, cara merawat vagina agar tidak bau

Tips Menggunakan Panty Liner

loading...

Related posts

    • 0
    Bleeding After Sexual Intercourse

    Bleeding After Sexual Intercourse

    Bleeding After Sexual Intercourse, bleeding after sex,spotting after intercourse,vaginal bleeding after sex,blood after sex,bleeding after intercourse,why do i bleed after ... More

    • 0
    How to Determine First Day of Menstrual Cycle

    How to Determine First Day of Menstrual Cycle

    The menstrual cycle is the common name given to the changes that occur in a woman's body on a monthly ... More

    • 0

    Rahasia Perawatan Vagina

    Rahasia Perawatan Vagina

    • 0
    Vaginal Pain

    Vaginal Pain

    Vaginal Pain,feminine itch,vulvar itching,feminine itching,vulvar pain,viginal itching,vigina itching,veginal itching,female itching,what causes feminine itching,what causes feminine itch

Related posts

    • 0
    Bleeding After Sexual Intercourse

    Bleeding After Sexual Intercourse

    Bleeding After Sexual Intercourse, bleeding after sex,spotting after intercourse,vaginal bleeding after sex,blood after sex,bleeding after intercourse,why do i bleed after ... More

    • 0
    How to Determine First Day of Menstrual Cycle

    How to Determine First Day of Menstrual Cycle

    The menstrual cycle is the common name given to the changes that occur in a woman's body on a monthly ... More

    • 0

    Rahasia Perawatan Vagina

    Rahasia Perawatan Vagina

    • 0
    Vaginal Pain

    Vaginal Pain

    Vaginal Pain,feminine itch,vulvar itching,feminine itching,vulvar pain,viginal itching,vigina itching,veginal itching,female itching,what causes feminine itching,what causes feminine itch