tamara

  • 0

Tips Cara Merawat Organ Kewanitaan

Sebagian besar kaum perempuan mungkin ada yang tak menyadari manfaat lebih dari alat kelamin yang dimilikinya. Padahal, alat kelamin itu merupakan properti yang wajib dijaga dan dipelihara sebaik-baiknya. Untuk menjaga organ seks selalu sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit kelamin, maka seriap perempuan perlu memperhatikan beberapa tips berikut ini:

  1. Setelah buang air, cucilah tangan dengan sabun dan cucilah alat kelamin secara benar;
  2. Setelah buang air besar, siramkan air dati arah depan (kemaluan) ke belakang (anus) dan jangan sebaliknya. Dengan begitu kotoran dari lubang anus tidak terbawa masuk ke dalam vagina. Salah satu penyebab terjadinya Infeksi Saluran Reproduksi (ISR) adalah masuknya kotoran dari dubur ke vagina;
  3. Hindari penggunaan sabun apa pun di wilayah vagina;
  4. Hindari penggunaan cairan kimia cairan khusus pembersih vagina karena akan mengganggu keseimbangan flora dalam vagina. Bila terialu sering dipakai, justru akan membunuh bakteri baik dalam vagina yang selanjutnya akan memicu tumbuhnya jamur. Akibatnya, muncul gatal-gatal di daerah organ intim;
  5. Keringkan wilayah vagina dengan handuk bersih, lembut, dan kering, serta jangan digosok-gosok;
  6. Gantilah celana dalam minimal 2 kali sehari;
  7. Pilih celana dalam dari bahan katun yang mudah menyerap keringat. Hindari celana dalam yang terialu ketat karena akan menekan otot vagina dan membuat suasana lembab;
  8. Hindari memakai celana jeans terlalu ketat di wilayah selangkangan;
  9. Di waktu haid, gantilah pembalut setiap kali terasa telah basah atau lebih dari 3 jam dan cucilah vagina terlebih dahulu setiap kali akan mengganti pembalut. Pembalut yang dipakai pilih yang tidak mengandung gel, sebab gel dalam pembalut kebanyakan dapat menyebabkan iritasi dan menyebabkan timbulnya rasa gatal;
  10. Gantilah pembalut sehabis buang air, meskipun tampak masih bersih ketika haid telah hamper selesai;
  11. Di toilet umum, sebelumnya siram dahulu (flushing) toilet yang akan dipakai. Hindari menggunakan air yang berada di bak atau ember. Menurut penelitian, air yang tergenang di toilet umum mengandung 70% jamur candida albicans  (penyebab keputihan dan rasa gatal pada vagina). Sedangkan air yang mengalir dari keran di toilet umum mengandung kurang lebih 10-20 % jamur candida albicans.
  12. Jangan menggunakan bedak untuk daerah vagina termasuk pada bayi terutama bayi perempuan. Menurut penelitian, pemakaian bedak pada daerah tersebut terutama pada bayi dapat berdampak buruk karena bedak dapat masuk ke dalam vagina yang di kemudian hari dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit, seperti tumor. Jika ingin menggunakan bedak, cara yang terbaik ialah dengan mengusapkan terlebih dahulu ke telapak tangan, baru diusapkan ke daerah lipatan paha dan pantat bayi yang biasanya lembab dan mudah teriritasi. Jangan pernah menyemprotkan minyak wangi ke dalam vagina.
  13. Pemakaian panty liner tidak dianjurkan setiap hari. Panty liner sebaiknya hanya digunakan pada saat keputihan banyak saja dan jangan memilih yang berparfum karena dapat menimbulkan iritasi kulit. Sebaiknya membawa celana dalam ganti daripada memakai panty liner setiap hari.

Tag : tips perawatan vagina, video perawatan vagina, perawatan vagina tradisional, perawatan vagina setelah melahirkan, perawatan vagina alami, cara perawatan vagina, cara merawat vagina setelah melahirkan, cara merawat vagina secara alami, cara merawat vagina dan payudara, cara merawat vagina agar tidak bau

Tips Cara Merawat Organ Kewanitaan

loading...

Related posts

Related posts