Jack Kray

  • 0

Cara membedakan beras palsu atau beras plastik

Beras plastik kini mulai beredar di Indonesia, masyarakat di himbau untuk waspada dalam membeli beras. Disinyalir peredaran beras palsu berasal dari China yang sedang didistribusikan di kota Taiyuan, di provinsi Shaanxi.

Bahkan, diindikasikan beras-beras palsu tersebut juga diekspor ke Indonesia. untuk itu warga Indonesia harus cermat dalam membeli beras. Perbedaan beras palsu dan asli tidak mudah dibedakan, pasalnya beras palsu sekilas tak jauh berbeda dengan beras-beras asli di Indonesia.

Meskipun begitu antara beras palsu dan beras asli tetap memiliki perbedaan. Baik dari segi tekstur setelah dimasak sampai masih dalam bentuk biji beras.

"Beras asli akan menyerap air maka tekstur beras akan lembut dan jika dimasukan ke penanak nasi beras akan mengeras tapi tekstur kelembutannya masih ada. Sedangkan untuk beras palsu maka beras lembek dan semakin mengeras. Sama halnya saat dikeluarkan dari penanak nasi, beras palsu justru akan semakin kering dan mengeras," kata dokter spesialis gizi klinik Dr Verawati Sudarma, Mgizi, Sp.GK. Selain itu juga, beras palsu dapat dikenali walaupun secara kasat mata perubahan tersebut susah dikenali. Namun dari bentuk biji dan warna beras dapat dibedakan.

"Jika beras palsu yang terbuat dari plastik maka tektur beras akan lebih lembut dan licin, berwarna putih seluruhnya. Untuk beras asli, tekstur beras sedikit lebih kasar, warnanya putih dan bening tapi tidak seluruhnya," ujar Dr Verawati.

Vera menambahkan, dari segi rasa dan aroma antara beras palsu dan asli memiliki perbedaan. "Beras asli akan memiliki rasa manis karena glukosa karbohidrat dalam beras terurai sempurna. Sedangkan beras palsu rasanya hambar dan tawar tidak memiliki rasa," katanya

Sementara itu, aroma beras yang tercium juga akan menimbulkan aroma yang berbeda antara beras asli dengan beras palsu.

"Aroma beras palsu cenderung mengeluarkan bau sangit dan beraroma bahan kimia. Untuk beras asli akan mengeluarkan aroma lebih wangi karena H2O di beras yang menjadi nasi akan mengeluarkan bau yang harum, selain itu juga glukosa pada beras keluar dengan sempurna," jelasnya.

 

Beras Plastik bukan hanya beredar di Indonesia saja, saya melihat di beberapa situs berita internasional banyak negara yang sudah menemukan beras plastik di Pasar-Pasat tradisional. mungkin nanti kalau pengawasan pemerintah kurang baik bisa jadi mal – mal pun menjadi sasaran untuk target beras plastik ini.

di dunia maya pun tersebar beberapa video yang mengungkapkan identitas si Beras Palsu alias si Plastik ini, cukup mengerikan bukan. mau jadi apa Alat pencernaan kita kalau setiap harinya beras Plastik yang dimakan.

Tips agar terhindar dari beras Plastik :

  1. untuk yang belum diolah tekstur beras cenderung Elastis.
  2. Warna Beras cenderung Putih bening yang tidak lazim (tapi sekarang sudah ada yang mirip seperti beras asli) dan mempunyai warna lebih mengkilap
  3. Tidak adanya aroma Beras saat dicuci.
  4. Ketika sudah matang nasi cenderung ber-air, saat dibuka pun tidak ada aroma yang biasanya Khas.
  5. Tekstur Nasi sangat Sintetis dan cenderung hancur dan lengket
  6. saat keadaan mentah beberapa dapat dibakar
  7. beras asli terdapat putih di bagian tengahnya sedangkan yang palsu kebanyakan bening seperti plastik
  8. Beras akan terasa keras setelah dimasak, tapi terlihat basah
  9. rata-rata ketika sudah matang warna nasi terlihat putih mencolok
  10. Rasa yang berbeda, bagi anda yang mempunyai lidah yang sensitif akan terasa sintensisitasnya
  11. anda akan memakannya akan terasa mual
  12. Beras asli akan menyerap air maka tekstur beras akan lembut dan jika dimasukan ke penanak nasi beras mengeras tapi tekstur kelembutannya masih ada. Untuk beras palsu maka beras lembek dan mengeras.

Dampak mengonsumsi beras plastik

Menurut dokter spesialis gizi, Verawati Sudarma, akibat mengonsumsi beras palsu yang terbuat dari plastik dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan tubuh.

Untuk jangka pendek tergantung banyak atau tidaknya campuran dari beras palsu tersebut. Misalnya beras palsu yang digunakan lebih banyak dibandingkan dengan beras asli maka badan akan menolak karena beras palsu termasuk benda asing.

"Akibatnya bisa menimbulkan reaksi muntah-muntah dan diare,"ujar dokter spesialis gizi klinik,  

Tidak hanya itu Vera menambahkan, beras palsu dikonsumsi dalam waktu panjang maka akan menimbulkan dampak jangka panjang bagi kesehatan seperti kanker.

"Jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering maka akan bersifat karsiogenik dimana akan memicu kanker. Kanker lebih ke pencernaan, seperti kanker paru-paru dan hati. Selain itu juga karena kekurangan nutri dari nasi bisa menimbulkan kerusakan pada rambut," tambah Vera.

Maka dari itu sebaiknya jika ingin mengonsumsi beras sebaiknya dalam membeli harus hati-hati. pastikan beras yang dibeli bukan beras palsu yang terbuat dari plastik dan campuran bahan kimia, karena sangat berisiko untuk kesehatan tubuh baik jangka pendek dan panjang.

 

Tags : cara membedakan beras palsu, cara membedakan beras sintetis, Dampak mengonsumsi beras plastik, cara membedakan beras plastik, ciri-ciri beras plastik, ciri-ciri beras sintetis, ciri-ciri beras palsu,Dampak mengonsumsi beras plastik,Dampak mengkonsumsi beras plastik,kandungan beras plastik, cara pembuatan beras plastik

loading...

Related posts

Related posts