tiwi

  • 0

Penanganan Tepat untuk Sakit Gigi

Tahukah anda, dahulu kala, orang-orang percaya bahwa sakit gigi disebabkan oleh ulat yang berkembang biak di dalam mulut dan membuat gigi berlubang. Kepercayaan tersebut akhirnya berhasil dipatahkan oleh dokter gigi Universitas Berlin, bernama Willoughby Miller. Saat itu, tahun 1700-an, ia melakukan penelitian dan hasilnya menunjukkan bahwa sisa makanan dalam mulut mengandung gula, kemudian bakteri di dalam mulut akan mengubah gula itu menjadi asam. Dan lingkungan mulut yang seharusnya basa, berubah menjadi asam. Keadaan asam inilah yang kemudian merusak email gigi dan menyebabkan lubang. Kesimpulannya, kerusakan pada gigi berupa lubang ini bukan disebabkan oleh ulat, melainkan pertemuan gula dengan bakteri di dalam mulut. Lantas, apakah setiap lubang pada gigi akan menyebabkan sakit gigi? Belum tentu. Rasa sakit atau nyeri pada gigi yang berlubang diakibatkan oleh sisa makanan yang tertinggal di dalam lubang tersebut. Lalu, sisa makanan tersebut bisa menjadi tempat tumbuhnya bakteri dan kuman, dan akhirnya menyebabkan lubang gigi menjadi lebih besar. Bila dibiarkan, lubang ini akan mengenai saraf, terus begitu hingga akhirnya gigi akan habis dan menyisakan akarnya saja. Inilah yang akhirnya menyebabkan anda merasakan sakit gigi, meski sedang tidak makan apa-apa.

Sakit Gigi

Sakit Gigi Jangan Dianggap Remeh

Bagi sebagian orang, mereka akan menahan rasa sakit dan mengobatinya hanya dengan obat penghilang rasa sakit. Ini hanyalah efek sugesti. Setelah minum obat penghilang rasa sakit, memang rasa sakitnya akan pergi, tetapi tidak berarti anda telah berhasil mengobatinya. Sebaliknya, proses pembusukan akan terus berlangsung, bahkan bisa menyebabkan gusi meradang, pipi bengkak, dan sakit kepala yang tak tertahankan. Tidak hanya itu, sakit gigi yang dianggap remeh dan tidak diobati dengan benar, bisa menyebabkan penyakit pada organ-organ dalam. Ini karena gigi berlubang adalah tempat nyaman bagi kuman-kuman penyebab penyakit dan menjadi sarana hebat untuk kuman-kuman itu masuk ke saluran darah dan kemudian menyebabkan penyakit jantung, penyakit paru-paru, ataupun penyakit ginjal.

Penanganan Sakit Gigi yang Tepat

Demi mencegahnya semakin parah dan menyebabkan penyakit-penyakit berbahaya lainnya, solusi terbaik adalah dengan pengobatan dari dokter gigi. Memang, anda akan menemukan banyak sekali informasi mengenai cara pengobatan sakit gigi, mulai dari ramuan cengkeh, bawang putih, dan segudang cara tradisional lainnya. Namun cara-cara ini hanya bisa mengobati secara temporari alias sementara saja. Di dokter gigi, anda akan disarankan untuk menutup lubang pada gigi melalui proses penambalan gigi. Ini dimaksudkan agar gigi tidak lagi menjadi sarang kuman dan mencegahnya bolong lebih besar lagi. Tetapi bila sudah sangat parah, anda akan disarankan untuk melakukan pencabutan gigi. Tidak perlu khawatir, tindakan ini tidak serta merta dilakukan oleh dokter gigi tanpa persetujuan anda dan tanpa melihat kondisi kesehatan anda. Penambalan dan pencabutan gigi memiliki prosedur sendiri, dan akan dilakukan perawatan hingga gigi tidak lagi terasa sakit, baru akan dilakukan penanganan. Dan dokter pasti akan menanyakan riwayat penyakit anda. Penderita hipertensi, misalnya, dikhawatirkan akan terjadi perdarahan. Nah, demi mencegah sakit gigi, periksakan gigi anda secara rutin, sikat gigi secara teratur dan benar, dan berkumurlah setelah makan.

loading...

Related posts

Related posts